Judul Buku: Multimedia Pembelajaran Interaktif
Penulis: Herman Dwi Surjono
Penerbit: UNY Press
Tahun Terbit: 2017
No. ISBN: 978-602-5566-11-0
Sinopsis Buku
Pembuka diawali oleh bab 1 yang berjudul "Multimedia". Bab ini membahas pengertian multimedia, elemen multimedia, penyajian multimedia, alat membuat multimedia, distribusi multimedia, dan pemanfaatan multimedia. Penulis memberikan suatu perkenalan terkait konsep dari multimedia yang meruapakan suatu kombinasi dari berbagai media yaitu teks, gambar, suara, animasi, video dan lainnya secara terpadu dan sinergis melalui komputer atau perangkat teknologi untuk mencapai suatu tujuan. Masing-masing elemen-elemen multimedia yaitu teks, gambar, suara, animasi, dan video dijelaskan dan diberi contoh oleh penulis. Elemen multimedia merupakan salah satu komponen yang penting dalam mengembangkan multimedia, sehingga perlu adanya strategi khusus dalam menentukan elemen multimedia. Penulis menyampaikan pemanfaatan multimedia dari berbagai bidang yaitu pendidikan, bisnis, pariwisata, hiburan, dan rumah tangga yang menunjukkan bahwa multimedia berperan penting dalam segala bidang sesuai dengan kebutuhan.
Bab 2 dengan judul "Prinsip Multimedia Pembelajaran". Bab ini membahas teori kognitif multimedia pembelajaran, prinsip multimedia pembelajaran, dan aspek multimedia pembelajaran. Teori kognitif multimedia pembelajaran diperkenalkan oleh Mayer pada tahun 1990-an dengan asumsi bahwa memori kerja manusia memiliki dua sub-komponen yang bekerja secara paralel (visual dan auditory) dan pembelajaran dapat lebih berhasil jika kedua saluran ini digunakan untuk pengolahan informasi pada waktu yang sama. Berdasarkan teori tersebut, penulis mengelompokkan prinsip multimedia pembelajaran ke dalam tiga kelompok yaitu: 1) Mengurangi pemrosesan tidak relevan (contiguity, coherence, signaling, dan redundancy); 2) Mengelola pemrosesan penting (segmenting, pre-training, dan modality); dan 3) Meningkatkan pemrosesan generatif (multimedia, personalization, dan interactivity). Selain itu, terdapat aspek multimedia pembelajaran yang terdiri dari umpan balik, percabangan, penilaian, monitoring kemajuan, petunjuk, dan tampilan.
Bab 3 dengan judul "Multimedia Pembelajaran Interaktif". Bab ini membahas pengertian multimedia pembelajaran interaktif, level interaktivitas, strategi penyajian multimedia pembelajaran interaktif, cara meningkatkan motivasi dalam multimedia pembelajaran interaktif, dan komponen multimedia pembelajaran interaktif. Multimedai pembelajaran interaktif (MPI) merupakan multimedia yang digunakan dalam pembelajaran, sehingga didalamnya harus terdapat konten materi pembelajaran dengan cakupan keluasan dan kedalaman tertentu sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Penulis menyampaikan bahwa dalam MPI terdapat level interaktivitas yang digunakan sebagai petunjuk sebarapa aktif pengguna atau peserta didik dalam berinteraksi dengan program. Tingkat interaktivitas ditinjau dari navigasi video/audio, navigasi halaman, kontrol menu/link, kontrol animasi, hypermap, respon-feedback, drag and drop, kontrol simulasi, dan kontrol game. Adapun strategi penyajian MP dengan menggunakan metode drill-and-practice, metode tutorial, metode simulasi, dan metode games.
Bab 4 dengan judul "Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif". Bab ini membahas model pengembangan multimedia pembelajaran interaktif beserta langkah pengembangan multimedia pembelajaran interaktif. Penulis menyampaikan terdapat empat model yang dapat digunakan dalam mengembangkan MPI yaitu model APPED, model ADDIE, model Alessi-Trollip, model LEE, model Borg & Gall, dan model Ivers & Barron. Penulis hanya menjelaskan tahapan model APPED yang terdiri dari tahap analisis dan penelitian awal, perancangan, produksi, evaluasi, dan diseminasi.
Bab 5 dengan judul "Evaluasi Multimedia". Bab ini membahas kriteria kualitas multimedia pembelajaran interaktif, dan evaluasi yang terdiri dari evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Penulis menyebutkan bahwa tahap evaluasi bertujuan untuk mengetahui kualitas program multimedia yang telah dibuat oleh orang lain, untuk mendapatkan agar program multimedia yang dikembangkan menjadi berkualitas serta mengetahui efektifitas dan dampak program multimedia dalam pembelajaran. MPI yang berkualitas dapat dinilai dari tiga aspek yaitu isi, instruksional, dan tampilan. Evaluasi multimedia terdiri dari dua jenis yaitu formatif dan sumatif. Evaluasi formatif dilakukan tiga tahapan yaitu ongoing evaluation, alpha testing, dan beta testing. Evaluasi sumatif dilakukan bila program sudah tidak dilakukan perbaikan besar, sehingga dilakukan empat tahap dalam evaluasi yaitu reactions, learning, behaviour, dan results.
Kelebihan
Buku multimedia pembelajaran interaktif dapat menarik perhatian pembaca khususnya untuk para pengembang multimedia pembelajaran interaktif seperti guru atau teknolog pembelajaran. Penulis menyampaikan materi dengan mengurutkan dari yang sederhana ke yang kompleks, sehingga pembaca menjadi mudah dalam memahami isi materi. Adapun contoh-contoh yang diberikan oleh penulis dapat membuat materi semakin jelas dan sangat informatif. Materi tidak hanya sebatas berisi teori saja, namun terdapat langkah-langkah atau tutorial dalam mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif.
Kekurangan
Menurut reviewer, secara keseluruhan buku ini sudah cukup lengkap terkait isi materi, namun pada bab 4 lebih baik dijelaskan langkah-langkah setiap modelnya. Terdapat nama model yang masih awam oleh pembaca, sehingga perlu dijelaskan untuk menambah pengetahuan. Adapun pada bab 1, gambar perlu ditingkatkan kualitasnya agar tidak pecah. Selain itu, sebaiknya ditambahkan materi mengenai peran MPI jika dikaitkan dengan teori-teori belajar yang ada.
Reviewer,
Alya Nabila
NIM 23011140006
S2 Teknologi Pembelajaran
Universitas Negeri Yogyakarta

Komentar
Posting Komentar